Kita sering mendengar atau membaca kalimat-kalimat seperti ini: “Dalam dunia modern, etika bisnis mulai menipis”, “Ada unsur tidak etis dalam akuisisi internal”, “Semakin terasa urgensi membangun etika bisnis”, “Tegakkan etika bisnis dengan Undang-Undang Anti Korupsi”, dan sebagainya. Semua kalimat ini diambil dari surat kabar dan hampir setiap hari kita bisa membaca kalimat-kalimat sejenis. Perlu kita perhatikan maksud kata “etika” atau “etis” dalam contoh-contoh ini. Orang yang mengeluh bahwa etika bisnis mulai menipis, bermaksud bahwa pebisnis sering menyimpang dari nilai dan norma moral yang benar, jadi ia menunjuk kepada etika sebagai praksis. Orang yang berbicara tentang akuisisi internal, menyatakan keraguannya tentang kualitas etis dari tindak bisnis itu. Kendati dirumuskan dengan agak hati-hati, ia menduga bahwa akuisisi internal tidak sesuai dengan nilai dan norma moral yang semestinya berlaku dalam dunia bisnis. Orang yang memikirkan masalah korupsi, berpendapat bahwa dengan membuat undang-undang anti korupsi dan menerapkan undang-undang itu secara ketat dan konsekuen, nilai dan norma moral dalam bisnis bisa ditegakkan. Baca Selanjutnya →
Dalam kerangka strategi investasi ini, manajer investasi dapat melakukan berbagai pendekatan ataupun yang dikenal dengan style. Saat ini ada lebih dari 60 perusahaan yang mempunyai izin sebagai manajer investasi. Tetapi tidak semua aktif dalam mengelola portofolio. Reksa Dana sebagai portofolio telah ada izin sebanyak 67 reksa dana yang dikelola oleh 23 perusahaan manajer investasi. Adler Manurung” telah melakukan penelitian terhadap manajer investasi dan memberikan basil bahwa ada empat style dari manajer investasi tersebut. Baca Selanjutnya →
Posted in Bisnis Dan Investasi | Tagged bursa efek jakarta, dana investasi, emerging market, instrumen keuangan, investasi jangka panjang, investasi saham, investor, kapitalisasi pasar saham, manajer investasi, mengelola portofolio, mengelola reksa dana, rebalancing strategy, strategi investasi, strategi investasi saham, strategi trading investasi | Teori ekonomi menjelaskan bagaimana dalam sistem ekonomi pasar bebas para pengusaha dengan memanfaatkan sumber daya yang langka (tenaga kerja, bahan mentah, informasi/pengetahuan, modal) menghasilkan barang dan jasa yang be guns untuk masyarakat. Para produsen akan berusaha untuk meningkatkan penjualan demikian rupa, sehingga hasil bersih akan mengimbangi atau malah biaya produksi. Keseimbangan itu penting supaya perusahaan tidak merugi. Tetapi keseimbangan saja tidak cukup. Para pemilik perusahaan menghaiapkan laba yang bisa dipakai untuk ekspansi perusahaan atau tujuan lain. Jika kompetisi pada pasar bebas berfungsi dengan semestinya, akan menyusul efisiensi ekonomis, artinya hasil maksimal akan dicanai dengan pengetaran Hal itu akan tampak dalam harga produk atau jasa yang paling menarik untuk publik. Efisiensi merupakan kata kunci dalam ekonomi modern. Untuk mencapai tujuan itu para ekonom telah mengembangkan pelbagai teknik atau kiat. Baca Selanjutnya →
Posted in Bisnis Dan Investasi, Manajemen | Tagged amerika serikat, ekonomi pasar bebas, hukum bisnis, hukum dagang, ilmu ekonomi, ilmu hukum modern, kegiatan ekonomi, negara industri maju, para ahli ekonom, pasar modal, perusahaan, produktivitas, sistem ekonomi, sistem ekonomi pasar, strategi bisnis, teori ekonomi, teori manajemen | Kredit adalah proses untuk penyediaan uang berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam meminjam antara pihak bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi hutangnya setelah jangka waktu tertentu dengan jumlah bunga kredit, imbalan, atau pembagian keuntungan. Ada beberapa faktor utama yang menyebabkan kredit diperlukan, yaitu: Baca Selanjutnya →
Posted in Kredit | Tagged bunga kredit, cash collateral, dana piutang, jasa bank, kredit bank, kredit konsumtif, kredit perusahaan, manajemen keuangan, pembelian rumah, pembiayaan usaha, pendapatan bank, persyaratan kredit, piutang usaha, substitusi hutang, sumber dana, time lag, tingkat suku bunga | Penentuan lokasi yang tepat akan meminimumkan beban biaya (investasi dan operasional) jangka pendek ataupun jangka panjang, dan ini akan meningkatkan daya saing perusahaan. Letak geografis suatu pabrik mempunyai pengaruh terhadap sistem produksi yang ekonomis, karena banyak faktor-faktor yang memengaruhi letak fasilitas/mesin-mesin dalam pabrik, dan yang lebih penting lagi karena lokasi tersebut akan memengaruhi besarnya biaya operasi ataupun biaya kapital. Baca Selanjutnya →
Posted in Bisnis Dan Investasi | Tagged aset perusahaan, biaya transportasi, ekonomi, faktor produksi, investasi, lokasi pabrik, manajemen, peraturan tenaga kerja, perusahaan, sistem produksi, sumber daya, sumber daya alam, tenaga kerja |